Senin, 29 Oktober 2018

1.Bandwidth

sebagai jumlah nilai konsumsi transfer data yang dihitung dalam hitungan bit/detik atau yang biasanya di sebut dengan bit per second (bps), antara server dan client dalam waktu tertentu. 

Fungsi

  •  Menjadi jalur atau media pengiriman data
  • Membatasi kecepatan transfer data
  • Membatasi jumlah data yang dapat ditransfer
Contoh  :   Ketika anda menerima/mengirim email, asumsikan besarnya email yang diterima/dikirim                              adalah 4 KB, berarti secara teori, untuk bandwidth 1.000 MB (1.000.000 KB) anda bisa *kirim*                            250.000 email atau berbagai variasi antara kirim/terima, misalnya 100.000 kirim, 150.000 terima.

Jenisnya
1. Digital Bandwidth
Digital Bandwidth adalah jumlah atau volume data yang dapat dikirimkan melalui sebuah saluran komunikasi dalam satuan bits per second tanpa distorsi.

2.Analog Bandwith

Analog Bandwidth adalah perbedaan antara frekuensi terendah dengan frekuensi tertinggi dalam sebuah rentang frekuensi yang diukur dalam satuan Hertz (Hz) atau siklus per detik, yang menentukan berapa banyak informasi yang bisa ditransimisikan dalam satu saat.

2. THROUGHTPUT

Throughput adalah bandwidth yang aktual atau sebenarnya, yang diukur dengan satuan waktu tertentu dan pada kondisi jaringan tertentu yang digunakan untuk melakukan transfer data  dengan ukuran tertentu pula.

Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Bandwidth dan Throughput

  • Piranti jaringan.
  • Tipe data yang ditransfer.
  • Topologi jaringan.
  • Banyaknya pengguna jaringan.
  • Spesifikasi komputer client/user.
  • Spesifikasi komputer server.
  • Induksi listrik dan cuaca.

3. Kebutuhan Bandwidth

Kebutuhan atas bandwidth dari satu jaringan ke jaringan lainnya bisa bervariasi. Sangat penting menentukan berapa banyak bit per detik yang melintasi jaringan dan jumlah bandwidth yang digunakan tiap-tiap aplikasi agar jaringan bisa bekerja cepat dan berfungsi dengan baik.

  • Menghitung badwidth jaringan

1. Menentukan jumlah bandwidth jaringan yang sudah ada.
2. Menentukan penggunaan rata-rata aplikasi tertentu.

4. Voip

teknologi yang memungkinkan percakapan suara jarak jauh melalui media internet. Data suara diubah menjadi kode digital dan dialirkan melalui jaringan yang mengirimkan paket-paket data, dan bukan lewat sirkuit analog telepon biasa.

  • fungsi
1. Signalling – Signalling berfungsi untuk menamkap jaringan yang dituju, sehingga dapat melakukan inisialisasi (penyampaian) pesan/percakapan.
2. Database Service – Layanan database adalah salah satu fungsiVoIP dalam mencari tujuan akhir/endpoint yang harus dituju, sekaligus sebagai penerjemah alamat yang biasanya digunakan dalam duajaringan yang berbeda.
3. Call Connect/Disconnect (Bearer Control) – Bearer Control memungkinkan si penerima panggilan dapat memutuskan panggilan/menerima panggilan.
4. Codecs Operations – Berguna sebagai coder ataupun decoderdalam pengubahan/transmitted suara menjadi sinyal digital/paket data ataupun sebaliknya.
  • cara kerja
Cara Kerja VoIP adalah mengubah suara analog yang didapatkan dari speaker pada Komputer menjadi paket data digital, kemudian dari PC diteruskan melalui Hub/ Router/ ADSL Modem dikirimkan melalui jaringan internet dan akan diterima oleh tempat tujuan melalui media yang sama.

5. Kebutuhan Perangkat Voip

  • X-Lite : sebagai softphone untuk memanggil/menerima telepon
  • IP Phone : sebagai hardphone untuk memanggil dan menerima telepon
  • Briker : sebagai operating sistem voip
  • Server : sebagai pusat pengolahan data pada jaringan voip
  • Modem : sebagai koneksi apabila server voip ada dijaringan internet
6. Konsep Kerja Server Softwitch

Softswitch merupakan kumpulan dari beberapa perangkat protokol dan aplikasi yang memungkinkan perangkat-perangkat lain dapat mengakses layanan telekomunikasi atau internet berbasis jaringan IO, dimana seluruh prosesnya dilakukan dengan menjalankan software pada suatu sitem komputer. 

7. Diagram Voip

Hasil gambar untuk diagram voip
1. Computer client 1 mendial computer client 2 dengan memanfaatkan layanan yang diberikan oleh server ipbx
2. Computer client 2 menerima panggilan dari computer client 1
3. Mikrophone computer client 1 menangkap gelombang suara dari user 1
4. Gelombang suara tersebut akan diubah menjadi paket data digital.
5. Kemudian akan di kirimkan ke server ipbx melalui HUB
6. Setelah itu akan diteruskan ke computer klien 2 melalui HUB juga.
7. Paket data digital tersebut akan di ubah menjadi data analog sehingga akan menjadi gelombang suara yang akan di keluarkan melalui speker.

8. Cara Menghitung IP dengan CIDR(classA,B)

     Menghitung Subnet Kelas A
Pada kelas A perhitungan dilakukan pada octet ke 2, 3 dan 4.
Misal diketahui suatu IP 10.0.0.0/16. Berarti subnetmasknya /16 yaitu 255.255.0.0, jika diubah ke dalam bilangan biner menjadi 11111111.11111111.00000000.00000000.
  1. Jumlah Subnet = 28 = 256 subnet
  2. Jumlah Host per Subnet = 216 – 2 = 65534 host
  3. Blok Subnet = 256 – 255 = 1. Jadi Blok Subnet seluruhnya : 0,1,2,3,4, dst.

Subnet = 10.0.0.0                       | 10.1.0.0
Host pertama = 10.0.0.1             | 10.1.0.1
Host Terakhir =  10.0.255.254    | 10.1.255.254
Broadcast = 10.0.255.255           | 10.1.255.255

Menghitung Subnet Kelas B
Misal diketahui suatu IP 172.16.0.0/25. Berarti subnetmasknya /25 yaitu 255.255.255.128jika diubah ke dalam bilangan biner menjadi11111111.11111111.11111111.10000000.
  1. Jumlah Subnet = 29 = 512 subnet
  2. Jumlah Host per Subnet = 27 – 2 = 126 host
  3. Blok Subnet = 256 – 128 = 128. Jadi Blok Subnet seluruhnya adalah (0, 128)
Subnet = 172.16.0.0                      | 172.16.0.128
Host pertama = 172.16.0.1            | 172.16.0.129
Host Terakhir =  172.16.0.126      | 172.16.0.254
Broadcast = 172.16.0.127             | 172.16.0.255

9. Cara Menghitung IP dengan VLSM

Pertama, kita cari host yang paling banyak digunakan.yaitu pada LAN4 dengan 58 Host, LAN1 (26 Host), LAN2 (10 Host), LAN3 (10 Host), dan masing-masing WAN 2 Host.

Menghitung IP untuk LAN4 ( 58 Host )
dilihat dari table diatas yang terpenuhi adalah /26 (62 Host) dengan subnet 255.255.255.192.
berikut adalah peluang alamat IP yang digunakan dari /26:
 IP Address = 192.168.1.0/26 
 Network 192.168.1.0
 IP Range  = 192.168.1.1 - 192.168.1.62
 Broadcast = 192.168.1.63

Tidak ada komentar:

Posting Komentar